Headline, Teknologi

Enam Kunci Peningkat Daya Saing di Bidang TI

Pemerintah harus menyeimbangkan antara dukungan yang mendorong pertumbuhan industri dan investasi, dengan hal–hal yang memperkenalkan praktik pasar yang tidak adil dan proteksi yang bisa merusak daya saing. 

 

Jakarta–Ada enam faktor yang bekerjasama menciptakan lingkungan yang baik bagi teknologi informasi (TI). Di antaranya adalah ketersediaan tenaga kerja terampil, budaya yang mendukung inovasi, infrastruktur teknologi bertaraf dunia, rezim hukum yang memberi perlindungan atas hak kekayaan intelektual, ekonomi yang stabil, terbuka dan kompetitif, dan kepemimpinan pemerintah yang bisa menyeimbangkan antara mempromosikan teknologi dan mewujudkan kekuatan pasar untuk bekerja.

 

Negara-negara yang menjalankan keenam “peningkat daya saing” dengan baik ini umumnya adalah negara-negara dengan industri TI yang sangat maju.

 

Demikian disampaikan the Economist Intelligence Unit (EIU) atas hasil penelitiannya yang diterima infobanknews.com, pada 14 Oktober 2009, di Jakarta.

 

Menurut laporan tersebut, penelitian ini sebagai pedoman atau peta jalan bagi pemerintah dalam menentukan kekuatan dan kelemahan mereka dalam usaha memperkuat sektor TI di negara masing-masing.

 

Temuan lain yang di dapat dari penelitian EIU tersebut, jaringan broadband adalah faktor penting bagi daya saing TI, dan kesenjangan daya saing ini bisa semakin lebar bagi negara yang lemah dalam mengadopsi jaringan broadband.

 

Perusahaan-perusahaan TI menuntut akses internet yang cepat, handal, serta aman, dan kebutuhan broadband akan terus berkembang seiring dengan makin banyaknya jasa TI dan aplikasi yang dikirim melalui internet. 

 

Investasi dalam pengembangan keterampilan tetap menjadi suatu keharusan jangka panjang. Negara-negara yang bisa menggabungkan pelatihan TI, bisnis dan kemampuan bahasa akan menghasilkan tenaga kerja TI yang handal.  

 

Proteksi dan dukungan untuk “juara nasional” akan menghalangi usaha pemulihan dan daya saing dalam jangka panjang. Pemerintah harus menyeimbangkan antara dukungan yang mendorong pertumbuhan industri dan investasi, dengan hal–hal yang memperkenalkan praktik pasar yang tidak adil dan proteksi yang bisa merusak daya saing. 

 

Perlindungan hak kekayaan intelektual meningkat di beberapa negara berkembang, namun masih membutuhkan perkembangan lebih jauh.

 

Perlindungan hak kekayaan intelektual tetap menjadi hal yang sangat penting untuk daya saing TI dan sekaligus jalan yang relatif lebih murah untuk mendorong pembangunan ekonomi jangka panjang. (*)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *