Headline, Moneter dan Fiskal

BPS: UKM Sektor Pertanian Dorong PDB Nasional

UKM pertanian merupakan pendorong PDB nasional. Tetapi mengapa UKM Pertanian masih sekidit diberikan kredit oleh bank? Posisi kedua adalah perdagangan dan posisi ketiga keuangan. Kristopo

 

Jakarta–Sektor UKM masih menjadi pendorong utama pada peningkatan perekonomian nasional. Namun, yang perlu diiketahui adalah sektor UKM di pertanian menempati posisi pertama pada peningkatan PDB nasional.

 

Berdasarkan data BPS, selama 2009 lapangan usaha di sektor UKM yang menempati peringkat pertama pada  PDB Nasional adalah pertanian. Posisi kedua adalah perdagangan dan posisi ketiga keuangan.

 

Jika melihat lapangan usaha pertanian menduduki posisi pertama pada peningkatan PDB nasional. Mengapa sektor pertanian masih minim diberikan kredit oleh perbankan?

 

Direktur Neraca Produksi Badan Pusat Statistik (BPS) Supriyanto mengatakan, harus dilihat secara lebih jauh lagi. Namun, yang dapat dilihat di pertanian adalah para petaninya lebih banyak petani penggarap, bukan pemilik.

 

Alasan lain pertanian tidak mendapat kredit dari perbankan adalah merupakan sub sistem.

 

"Jadi kalau panen, ya penennya untuk makan saja. Kalau seperti ini bagaimana bisa diberi kredit perbankan," ujar Supriyanto, saat memberikan pelatihan kepada wartawan, pada 13 November 2010, di Bandung, Jawa Barat.

 

Namun, tambahnya, pola Koperasi Unit Desa (KUD) yang ada di pedesaan merupakan cara yang tepat bagi petani untuk mendapatakan kredit dari perbankan.

 

"Sudah bagus petani mendapatkan kredit dari perbankan melalui KUD. Karena jika sendiri-sindiri akan sulit petani mendapatkan kredit dari perbankan," jelasnya.

 

Berdasarkan data BPS selama 2009, PDB UKM ADHB pada pertanian menempati urutan pertama dengan jumlah nilai 821,48 triliun.

 

Kedua, perdagangan dengan skor 723,00 triliun. Ketiga, industri dengan jumlah nilai 490,94 triliun, keempat keuangan dengan angka 250,67 triliun. Kelima, lapangan usaha jasa-jasa. Lapangan usaha ini mendapat angka 244,42 triliun. (*)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *