Headline, Perbankan

Danareksa: Banking Pressure Index Indonesia Membaik

BPI sendiri adalah salah satu sistem peringatan dini (early warning system) untuk mendeteksi kemungkinan terjadinya krisis perbankan di suatu negara. Dwitya Putra 

 

Jakarta–Ekonom Danareksa, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, jika melihat Grafik Banking Pressure Index (BPI), kondisi perbankan di Indonesia sejauh ini dinilai di posisi baik dengan index di level minus 0.71.

 

Menurutnya, kondisi ini didorong dengan kinerja perbankan yang semakin membaik, dan sistem perbankan Indonesia dinilai berada dalam kondisi yang cukup kondusif seiring dengan perbaikan kondisi perekonomian, penurunan suku bunga serta penguatan rupiah. 

 

"Grafik ini bertolak belakang dengan potret banyak orang yang mengatakan kondisi perbankan dalam keadaan kurang baik," kata Purbaya, saat menjadi pembicara pada acara ‘Market Outlook Indonesia’ di hotel Mulia, Jakarta, Rabu, 19 Januari 2011.

 

Perbaya mengatakan, BPI sendiri adalah salah satu sistem peringatan dini (early warning system) untuk mendeteksi kemungkinan terjadinya krisis perbankan di suatu negara.

 

"Semakin tinggi nilai BPI, yakni diatas 0,5, maka semakin rentan pula sistem perbankan suatu negara. Begitu pula sebaliknya jika grafik BPI menunjukan level di bawah 0,5, maka semakin kecil pula kondisi perbankandianggap rentan dari krisis," jelasnya.

 

Penghitungan BPI dilihat dari 6 variable, yakni real effective exchance rate, indeks harga saham, money multiplier, ekspor dalam nominal USD, dan suku bunga. 

 

Level tertinggi Indonesia dalam grafik BPI berada pada 1998 dan pada saat kondisi krisis global melanda dunia dengan posisi di level 1.6. (*)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *