Ekonomi dan Bisnis, Headline

Kontribusi Koperasi dan UKM Terhadap PDB Capai 56,6%

Untuk meningkatkan kontribusi koperasi dan UKM terhadap perekonomian, yang mencapai 56,5% dari PDB nasional, Kemenkop UKM dan BI menjalin kerja sama. Paulus Yoga

Jakarta–Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) menjalin kerja sama, untuk meningkatkan kontribusi koperasi dan usaha mikro kecil menengah.

Penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) tersebut dilakukan oleh Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution dan Menteri Negara Koperasi dan UKM Syariefuddin Hasan di Gedung BI, Jakarta, Jumat, 1 April 2011.

“Kontribusi koperasi dan UKM terhadap PDB (pendapatan domestik bruto) nasional mencapai 56,5%. Atas dasar tersebut, MoU ini bisa mengembangkan kontribusi koperasi dan ukm lebih baik lagi,” tukas Syariefuddin.

Kemenkop UKM mencatat, sampai saat ini 99% pelaku perekonomian Indonesia berasal dari koperasi dengan jumlah 177.483 unit, dan UKM yang berjumlah 52,7 juta unit.

“Untuk tenaga kerja, 97% diserap oleh pelaku koperasi dan UKM,” imbuh Syariefuddin.

Dengan MoU tersebut BI dan Kemenkop UKM akan menyinergikan program, termasuk program pembinaan oleh Kemenkop UKM, dan program tabunganku oleh BI.

“Jadi, selain kita memiliki perwakilan dan terus melakukan koordinasi dengan semua daerah, kita juga ada program Tabunganku untuk meluaskan upaya akses keuangan yang menyeluruh (financial inclusion) sehingga para pelaku dapat memanfaatkannya, karena Tabunganku ini tidak ada potongan,” tandas Darmin.

Sementara, dengan keberadaan aparat BI di seluruh daerah, sambungnya, membuat BI dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan setiap daerah, yang diharapkan bisa dimanfaatkan untuk pengembangan koperasi dan UKM. (*)

2 comments

  1. Pingback: Menuju UKM Tidak Satu Titik « Blog Manuver Bisnis

  2. Pingback: TULISAN PEREKONOMIAN INDONESIA 4 | tomyprasetyo23

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *