Banking LifeStyle, Headline

Produk Simpanan Makin Bervariasi

Ada teori yang mengatakan, jika uang Anda di bank kurang dari Rp2 juta, uang itu akan tergerus hanya oleh biaya-biaya bank. Karenanya, kemudian muncullah produk bank bebas biaya administrasi, seperti produk tabungan Bank Danamon dan PermataBank. Apriyani Kurniasih

ProdukĀ  perbankan dapat dibedakan menjadi dua, yakni produk simpanan dan produk pinjaman. Produk simpanan pada dasarnya dibagi tiga, yakni tabungan, giro, dan deposito berjangka.

Tabungan adalah produk simpanan yang penarikan dan penyetorannya dapat dilakukan kapan saja. Rasanya, hampir semua orang memiliki rekening di bank. Bahkan, mungkin rekeningnya tidak hanya satu, tapi dua atau tiga rekening di tiga bank berbeda.

Mengapa, karena produk tabungan kini fungsinya tidak sekadar untuk menabung, tapi juga sebagai sarana transaksi. Tabungan yang kini dilengkapi dengan ATM membuat berbagai transaksi keuangan mudah dan cepat dilakukan, misalnya, untuk membayar tagihan dan mentransfer uang.

Kini, persaingan antarbank dalam memperebutkan nasabah makin ketat. Bank-bank berlomba-lomba memberikan fitur dan layanan yang kian mempermudah nasabah agar nasabah mau menempatkan uangnya. Tidak hanya itu, kini banyak bank berupaya menggaet nasabah dengan iming-iming hadiah, seperti Bank Central Asia dengan Gebyar BCA-nya, lalu Bank Mandiri dengan Mandiri Fiesta, dan yang lainnya. Progam-program undian berhadiah ini menjanjikan hadiah mulai dari telepon genggam (handphone) hingga mobil mewah.

Produk tabungan pun dirancang makin menarik hingga bermunculan variasi produk dari perbankan. Tabungan rencana, misalnya. Tabungan ini dirancang untuk nasabah yang ingin mendisiplinkan dirinya menabung karena produk ini hanya bisa diambil setelah masa kontrak yang telah ditentukan berakhir.

Penyetoran uang pada tabungan rencana dilakukan melalui debit langsung dari tabungan konvensional yang sebelumnya harus dimiliki nasabah. Kelebihannya, bunga yang diberikan tabungan berencana biasanya lebih tinggi daripada tabungan biasa. Ada pula yang disertai dengan perlindungan asuransi dengan premi gratis.

Ada banyak bank kini yang memberikan alternatif produk tabungan berencana. Ada Tabungan Rencana Mandiri dari Bank Mandiri, Tanda dari Bank OCBC NISP, Tapenas BNI, Tabungan Pendidikan Bank CIMB Niaga, dan banyak lagi. Seperti halnya tabungan biasa, beberapa tabungan rencana yang ditawarkan bank-bank juga disertai dengan iming-iming hadiah. Mega Rencana dari Bank Mega dan UOB Saving Plan dari Bank UOB Buana adalah dua produk dari sekian produk bank yang menjanjikan hadiah langsung pada saat pembukaan rekening. Hadiah langsung ini berlaku untuk jumlah setoran tertentu dan dana tersebut akan dikunci (tidak bisa dicairkan) dalam beberapa waktu ke depan.

UOB Saving Plan, misalnya. Untuk nasabah yang setoran awalnya Rp5,5 juta dengan setoran bulanan Rp300.000 akan mendapatkan hadiah langsung hand phone BlackBerry terbaru. Namun, dana tersebut tidak dapat dicairkan selama 10 tahun. Jika dana dicairkan sebelum jangka waktu tersebut, nasabah akan dikenai biaya penalti.

Yang juga harus dipahami, selain menerima bunga, nasabah juga harus mengeluarkan kocek untuk membayar biaya administrasi. Ada pula biaya administrasi ATM dan biaya-biaya lain sebagai harga yang harus dibayar untuk berbagai kemudahan yang didapat dari produk tabungan. Berbagai biaya yang ada terkadang bisa menggerus uang nasabah di tabungan.

Pernah ada teori yang mengatakan, jika uang Anda di bank kurang dari Rp2 juta, uang itu akan tergerus hanya oleh biaya-biaya bank. Karenanya, kemudian muncullah produk bank bebas biaya administrasi, seperti produk tabungan Bank Danamon dan PermataBank.

Namun, tabungan bebas biaya ini pun memiliki beberapa syarat yang harus dipenuhi nasabah. Di Danamon Lebih, misalnya, untuk mendapatkan bebas biaya administrasi, harus ada saldo mengendap sebesar Rp1 juta. Danamon Lebih juga memberikan cashback 5% untuk setiap transaksi dengan kartu debit Bank Danamon.

Untuk tabungan bebas biaya administrasi, tahun lalu, industri perbankan yang didukung oleh Bank Indonesia (BI) meluncurkan produk TabunganKu. Produk ini dirancang tanpa ATM dan nyaris tanpa syarat. Nasabah cukup memberikan setoran awal Rp20.000. Tentu saja bunga yang diberikan lebih rendah dibandingkan dengan produk tabungan konvensional.

Variasi poduk tabungan di perbankan memang makin beragam. Kini bank-bank juga menyediakan produk tabungan haji hingga produk tabungan pensiun. Seperti namanya, produk tabungan haji diperuntukkan bagi mereka yang ingin disiplin menabung untuk tujuan naik haji. Sementara, tabungan pensiun adalah tabungan bagi mereka yang ingin memiliki simpanan saat mereka memasuki masa pensiun.

Dua jenis tabungan tersebut pun marak dipasarkan oleh bank, antara lain oleh Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), dan Bank Rakyat Indonesia (BRI). Untuk tabungan pensiun di antaranya ada BNI Simponi, IRP (Investasi Rencana Pensiun) BRI, dan DPLK Muamalat.

Pada tabungan pensiun, biasanya imbal hasil yang diberikan lebih tinggi daripada tabungan biasa karena dalam produk ini nasabah diberikan pilihan ke mana dananya akan diinvestasikan. Pilihan pengembangan dana pada produk BNI Simponi antara lain obligasi, deposito, Sertifikat Bank Indonesia (SBI), saham, dan pasar uang.

IRP BRI memberikan alternatif pengembangan dana di pendapatan tetap, obligasi, deposito, reksa dana saham, pasar uang, dan saham. DPLK Muamalat memberikan alternatif pengembangan investasi di deposito, obligasi, dan instrumen investasi berbasis syariah.

Selain tabungan, ada pula produk simpanan lain, seperti giro dan deposito berjangka. Giro merupakan simpanan yang disertai dengan fasilitas penarikan uang melalui cek/bilyet, sementara deposito adalah tabungan berjangka (3, 6, 12 bulan) dengan bunga yang biasanya lebih besar daripada tabungan konvensional. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *