Ekonomi dan Bisnis

Pemerintah Hanya Tambah Rp1,4 Triliun untuk Tenaga Kerja Baru

Pemerintah akan menambah Rp1,4 triliun untuk meningkatkan tenaga kerja baru. Program PNPM Mandiri difokuskan kepada 38 Kabupaten/kota dan daerah miskin. Kristopo

Jakarta–Pemerintah terus mengembangnkan Program Nasional Pemanfaatan Masyarakat (PNPM) Mandiri untuk mengurangi pengangguran. Program ini digencarkan berkaitan dengan moratorium dari pemerintah yang memberhentikan pengiriman Tenaga Kerja Wanita (TKW) Indonesia ke Arab Saudi.

Melalui program PNPM Mandiri ini, pemerintah akan menambah dana sekitar Rp1,4 triliun untuk menampung 1,96 juta tenaga kerja.

“Dengan melakukan realokasi untuk PNPM Mandiri sebesar Rp1,4 triliun, lalu dari masing-masing kementerian menambah program PNPM itu. Maka akan ada jumlah manfaat penerima sebesar 1,96 juta penerima kerja,” kata Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa, kepada wartawan, di kantornya, di Jakarta, Senin, 27 Juni 2011.

Hatta menambahkan, penambahan sebanyak 1,96 juta tenaga kerja itu ada catatannya bahwa tenaga kerja tersebut bekerja selama delapan jam seperti orang kerja.

Lebih jauh Hatta mengatakan, PNPM Mandiri akan difokuskan kepada 38 Kabupaten/kota dan daerah miskin. Selain itu difokuskaan juga di daerah pensupplay tenaga kerja.

“Kalau di daerah itu terganggu masalah pendanaan, maka akan dialokasikan pendanaan ke daerah itu. Kemudian akan ditambah lagi pelatihan-palatihan. Semua ini merupakan program integrasi semua Kementerian,” ujarnya.

Dari PNPM Mandiri ini, program pembangunan ekonomi nasional tahun lalu, dari sebesar 6,1% terdapat 3,3 juta tercipta lapangan kerja. Jadi 6,1% terdapat 1% pertumbuhan ekonomi nasional atau 400 ribu sampai 500 ribu.

“Karena ada program PNPM Mandiri, program KUR dan program-program bergulir lainnya. Itu sangat membantu,” kata Hatta. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *