Pasar Modal

Aksi Ambil Untung Tekan Pergerakan IHSG

Kondisi ini semakin membuat IHSG menjauhi posisi rekor yang sempat mencapai 4.000. Minimnya sentimen positif dari luar, serta tingginya data inflasi yang terjadi di Cina membuat bursa Asia juga ikut merosot. Dwitya Putra

Jakarta–Menutup perdagangan awal pekan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menurun 8.104 poin (0,21%) ke level 3,995.587 pada perdagangan Senin, 11 Juli 2011. Sementara Indeks LQ 45 turun 1.937 poin (0,28%) ke level 708,959.

Penurunan ini diakibatkan karena kondisi IHSG yang secara technical sudah overbought atau masuk fase jenuh beli. Sehingga tak sedikit investor melakukan profit taking atau aksi ambil untung dengan memanfaatkan kenaikan IHSG yang cukup tajam pada pekan kemarin.

Hal ini terlihat dari mulai pembukaannya IHSG yang langsung terpukul dan masuk zona merah hingga penutupan sore ini. Sebelumnya pada pembukaan tadi pagi, IHSG dibuka melemah 13.438 poin (0,33%) ke level 3,990.253. Sedangkan Indeks LQ 45 turun 3.482 poin (0,48%) ke level 707,414.

Hal juga terjadi pada bursa-bursa Asia. Minimnya sentimen positif dari luar, serta tingginya data inflasi yang terjadi di Cina membuat bursa Asia juga ikut merosot.

Tercatat Indeks Hang Seng sore ini merosot 379.20 poin (1,67%) ke level 22,347.23, Indeks Nikkei 225 melemah 68.20 poin (0,67%) ke level 10,069.53, dan Indeks Straits Times terkoreksi 26.91 poin (0,85%) ke level 3,124.37. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *