Headline, Moneter dan Fiskal

Cadangan Devisa RI Tidak Lebih Baik dari Negara Kawasan Asia Tenggara

Belum masuknya Indonesia ke dalam investment grade, membuat perolehan cadangan devisa RI tidak lebih baik dari negara-negara sekawasan yang notabene sudah berada dalam peringkat investment grade. Paulus Yoga

Jakarta–Sampai pertengahan Juli 2011, cadangan devisa Republik Indonesia (RI) tercatat tidak lebih baik dari beberapa negara di kawasan Asia Tenggara. Dibandingkan Singapura, Thailand, Malaysia dan Filipina, posisi cadangan devisa RI hanya lebih bagus dari Filipina.

Dari lima negara di Kawasan Asia Tenggara, Bank Indonesia (BI) Singapura tercatat memiliki cadangan devisa paling besar mencapai USD242 miliar, diikuti Thailand sebesar USD176 miliar, Malaysia setebal USD128 miliar, Indonesia USD119,5 miliar dan Filipina sebesar USD69 miliar.

“Tingginya cadangan devisa di Singapura karena negara tersebut mengandalkan pasar keuangan. Selain itu, karena peringkat negara tersebut ada pada level AAA,” tandas Kepala Biro Humas BI Difi A. Johansyah dalam diskusi bersama media di Gedung BI, Jakarta, Selasa, 19 Juli 2011.

Ia menambahkan, perolehan cadangan devisa tersebut berbanding lurus dengan peringkat masing-masing negara menurut lembaga pemeringkat internasional.

Adapun menurut catatan Lembaga Pemeringkat Internasional Fitch Rating sebagaimana dikutip Difi, Singapura diganjar dengan rating AAA, Malaysia A-, Thailand BBB+, Indonesia BB+ dan Filipina BB.

Namun, beberapa waktu lalu, Deputi Gubernur BI Hartadi A. Sarwono optimis perolehan cadangan devisa RI bisa mencapai USD120 miliar. Adapun sampai akhir Juni 2011 lalu, cadangan devisa RI tercatat telah mencapai USD119,7 miliar. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *