Keuangan

Adira Finance Butuh Dana Rp5 Triliun pada 2012

Perseroan akan mencari pendanaan baru tersebut lewat Obligasi atau pinjamaan perbankan untuk pemenuhan pembiayaan pada 2012. Dwitya Putra

Jakarta–PT Adira Dinamika Multifinance Tbk (Adira Finance) proyeksikan pertumbuhan pembiayaan tahun depan bisa mencapai 10%.

Untuk memenuhi perolehan tersebut, Direktur Keuangan Adira Finance, I Dewa Made Susila mengatakan, kebutuhan dana tahun depan sekitar Rp5 triliun.

“Tahun ini mature kita sudah punya dana Rp3 trilliun. Tahun depan kita butuh pendanaan Rp5 triliun,” kata Dewa Made, saat ditemui wartawan, di Jakarta, Rabu, 16 November 2011.

Menurutnya, dari kebutuhan dana tersebut, pihaknya akan kembali mencari pendanaan, baik lewat obligasi maupun sindikasi pinjaman perbankan.

Namun,  ia belum mau komentar lebih banyak bank mana saja yang di incar untuk melakukan pinjaman tersebut. “Tergantung nantinya mana yang kompetitif,” ujarnya.

Seperti diketahui, tahun ini kebutuhan dana Adira Finance di dapat dari join financing dengan PT Bank Danamon Tbk sebesar 70% atau mencapai Rp27 triliun, sisanya didapat dari obligasi, pinjaman perbankan dan lain-lainnya.

Sampai Oktober 2011, perseroan telah melakukan pembiayaan outstanding mencapai Rp27 triliun. Perseroan optimis sampai akhir tahun pembiayaan bisa tembus ke Rp30,7 triliun atau tumbuh 25% dibandingkan tahun sebelumnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *