Bangun Kapal Pintar, Mandiri Hibahkan TNI AL Rp1,5 Miliar

Kapal pintar merupakan perpustakaan bergerak yang dilengkapi buku-buku pengetahuan, alat peraga, dan peralatan IT yang terkoneksi dengan internet bagi anak-anak usia dini hingga sekolah menengah atas di wilayah yang selama ini belum terjangkau secara maksimal, tanpa dipungut bayaran. Angga Bratadharma

Jakatrta–PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menghibahkan Rp1,5 miliar kepada TNI Angkatan Laut (AL) untuk membangun satu unit kapal pintar yang akan menjangkau anak-anak usia sekolah di Kepulauan Riau. Pasalnya, akses pendidikan yang merata bagi anak-anak usia sekolah, terutama di pulau-pulau terluar dan terpencil, perlu mendapat perhatian khusus dari seluruh pihak sebagai bagian dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa.

Perjanjian kerja sama hibah itu ditandatangani oleh Kepala Dinas Material Angkatan Laut (Kadismatal) Laksamana Pertama TNI Sugianto Suwardi dan Direktur Finance and Strategy Bank Mandiri Pahala Nugraha Mansury serta disaksikan Kepala Staf TNI AL Laksamana TNI Soeparno, Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Fransisca Nelwan Mok, Kepala Perpustakaan Nasional Sri Sularsih dan Rektor Universitas Negeri Jakarta Prof. Bedjo Sujanto di Mabes TNI AL, Cilangkap, Jakarta, Kamis  26 Januari 2012.

“Dengan akses pada sarana pendidikan yang semakin baik, kami berharap anak-anak di pulau terpencil akan mendapatkan wawasan pengetahuan yang sama dengan anak-anak lainnya. Kerjasama ini juga merupakan bukti komitmen kuat Bank Mandiri pada penciptaan generasi muda berkualitas yang akan menjadi calon pemimpin bangsa di masa depan,” ungkap Pahala.

Menurutnya, dukungan hibah ini merupakan pelaksanaan salah satu pilar utama Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Mandiri, yaitu menciptakan kemandirian edukasi melalui program Mandiri Peduli Pendidikan dengan tujuan menciptakan pemimpin di masa depan yang siap dengan persaingan global. Terkait dengan hal itu, tambahnya, Bank Mandiri telah memberikan komitmen hibah Bina Lingkungan  hingga sebesar Rp137,3 miliar untuk sektor pendidikan.

“Kami berharap kerja sama pembangunan prototype kapal pintar ini dapat memperkuat kerjasama dengan TNI AL,” tandasnya.

Sementara itu, KSAL Laksamana TNI Soeparno mengatakan, kerja sama ini mengandung makna penting dan memiliki nilai prospektif yang baik dalam optimalisasi sumber daya yang ada.

“Melalui kerja sama ini, diharapkan dapat ditindaklanjuti dengan langkah-langkah aplikatif ke depan yang mencerminkan kepentingan secara mutualistik, mulai dari proses persiapan, perencanaan sampai pelaksanaan di lapangan,” ungkap Soeparno.

Kapal pintar merupakan perpustakaan bergerak (mobile library) yang dilengkapi buku-buku pengetahuan, alat peraga, dan peralatan IT yang terkoneksi dengan internet bagi anak-anak usia dini hingga sekolah menengah atas di wilayah yang selama ini belum terjangkau secara maksimal, tanpa dipungut bayaran.

Secara reguler dan terjadwal, kapal pintar tersebut akan menyinggahi pulau-pulau terpencil di Kepulauan Riau sehingga anak-anak setempat memiliki kesempatan untuk secara kontinyu mendapatkan ilmu pengetahuan dan mengakses informasi yang dibutuhkan. (*)

Balas Komentar

Ticket Box

POLLING

Untuk Menekan Subsidi BBM, Menurut Anda Opsi Apa yang Tepat?
 
 
 
 
Copyright 2011 infobanknews.com. All Rights Reserved. | Term of Uses | Privacy Policy