Headline, Perbankan

Suku Bunga KUR Turun 1-2%

Antusiasme UMKM dalam memeroleh KUR, pun dari bank pelaksana dalam menyalurkan KUR membuat pemerintah menurunkan suku bunga KUR baik untuk KUR mikro dan ritel sebesar 1-2% dalam mencapai target tahun 2012 yang dipatok sebesar Rp30 triliun. Paulus Yoga

Jakarta–Dalam mendorong peningkatan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada 2012, pemerintah memastikan penurunan suku bunga KUR mikro dari 22% menjadi 20% dan suku bunga KUR ritel dari 14% menjadi 12%.

“Penurunan tingkat bunga KUR disepakati yakni KUR mikro dari 22% menjadi 20-21% efektif per tahun atau setara dengan 10-10,5% flat per tahun,” tukas Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa, kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Selasa, 10 Januari 2012.

Sementara, untuk suku bunga KUR ritel, lanjutnya, turun dari 14% menjadi 12-13% efektif per tahun atau setara dengan 6-6,5% flat per tahun.

Penyaluran KUR sendiri diberikan kepada usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang bersifat produktif, layak namun belum bankable dengan skema penjaminan. Bank pelaksana KUR sendiri menilai UMKM yang layak dibiayai adalah yang usaha produktifnya sudah berjalan paling tidak selama 6 bulan sampai 2 tahun.

Selama 2011, pemerintah mencatat kucuran KUR mencapai Rp29 triliun, atau melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp20 triliun di tahun itu. Masuk tahun 2012, pemerintah optimis dengan menargetkan kucuran KUR bisa mencapai Rp30 triliun.

“Jadi, naik Rp10 triliun, realisasi diperkirakan akan lebih di atas Rp30 triliun,” tutup Hatta. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *