Headline, Moneter dan Fiskal

BI Nilai Tren Inflasi Membaik dalam 10 Tahun Terakhir

Salah satu hal yang mendukung terus membaiknya tren inflasi di Tanah Air menurut Bank Indonesia adalah dengan adanya perbaikan struktur pasar di Indonesia. Paulus Yoga

Jakarta–Bank Indonesia (BI) menilai, tren inflasi di Tanah Air dalam lima sampai sepuluh tahun terakhir semakin membaik. Bank sentral sendiri optimis ke depan tekanan inflasi akan semakin membaik.

“Ada satu hal yang tidak banyak diteliti dan dikomentari para pakar adalah persistensi inflasi itu sudah jauh lebih menurun dibanding 5-10 tahun lalu,” tukas Deputi Gubernur BI Halim Alamsyah, kepada wartawan di Kompleks Gedung BI, Jakarta, Jumat, 2 Maret 2012.

Ia menjelaskan, yang dimaksud dari persistensi inflasi sendiri adalah kecenderungan dari cepatnya kenaikan inflasi akibat gejolak harga, namun di sisi lain saat ini penurunannya juga cepat.

Salah satu yang akan membuat inflasi naik adalah rencana kebijakan pemerintah untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). Bank sentral sendiri memerkirakan kenaikan inflasi sekitar 2,3-2,4% dengan adanya kenaikan harga BBM sebesar Rp1.500.

“Mungkin 2013 inflasi akan kembali normal,” tandas Halim.

Menurutnya, penurunan inflasi yang relatif cepat setelah terjadi gejolak harga karena struktur pasar sudah lebih kompetitiff, di mana ketersediaan produk-produk sudah lebih baik.

“Produk sejenis lebih banyak, masyarakat jadi banyak pilihan untuk membeli produk yang sama, Jadi diversifikasi produk meningkat, distribusi juga lebih tersebar karena munculnya outlet ritel jadi harga-harga lebih bervariasi, tergantung masyarakat memilih barang,” terangnya.

Ia menegaskan, hal tersebut semua memengaruhi persistensi inflasi di Tanah Air. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *