Headline, Perbankan, Shariah Insight

BRI Syariah Kembali Jalankan Bisnis Gadai Emas

Keluarnya Surat Edaran tentang Produk Qardh beragun emas oleh Bank Indonesia, ditanggapi oleh BRI Syariah dengan penyesuaian, sehingga bisnis gadai emas kembali berjalan. Paulus Yoga

Jakarta–PT Bank BRI Syariah (BRI Syariah) kembali menjalankan aktivitas bisnis gadai emas (Gadai BRISyariah iB), dengan menyesuaikan dengan aturan yang baru dikeluarkan oleh Bank Indonesia (BI).

Sesuai aturan, besaran pinjaman gadai maksimal sebesar Rp250 juta untuk satu kali akad, sementara  jangka waktu peminjaman maksimal 120 hari, namun  dapat diperpanjang sampai dengan dua kali.

“Gadai BRISyariah iB ini cocok untuk orang-orang yang butuh uang cepat. Hanya dengan datang membawa emas ke layanan Gadai BRISyariah langsung mendapatkan uang,” tukas Chief of Retail Banking BRI Syariah Khairullah, dalam siaran persnya di Jakarta, Jumat, 16 Maret 2012.

Ia menambahkan, dengan adanya layanan ini, diharapkan Gadai BRISyariah iB kembali menjadi produk yang memberikan solusi terbaik dalam memperoleh dana tunai untuk beragam kebutuhan dan modal kerja dengan proses cepat, mudah, aman dan sesuai syariah.

Seperti diketahui, bank sentral baru saja mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 14/7/DPbS tanggal 29 Februari 2012, tentang Produk Qardh beragun emas. SE ini diterbitkan agar perbankan syariah bisa memperbaiki portofolionya, yang sempat dihentikan sementara karena ada nasabah yang melakukan gadai emas dengan sifat investasi, yang notabene tidak sesuai dengan prinsip syariah.

Khairullah menjelaskan, agar dapat memanfaatkan Gadai BRISyariah iB, nasabah cukup memiliki emas dalam bentuk perhiasan atau lantakan. Disamping itu, untuk memudahkan bertransaksi nasabah diwajibkan membuka Tabungan BRISyariah iB, kemudian mengisi aplikasi dengan menyertakan fotokopi KTP yang masih berlaku. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *