Headline, Moneter dan Fiskal

Ini 14 Nama Calon DK OJK

Dari tahapan awal sebanyak 290 pelamar yang lulus kelengkapan dokumen, dan kemudian diseleksi oleh Panitia Seleksi OJK. Tercatat calon Dewan Komisioner OJK saat ini tersisa 14 nama yang dipilih langsung oleh Presiden untuk mengikuti fit and proper test di DPR. Paulus Yoga

Jakarta–Pemilihan calon Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan memasuki tahap akhir, yakni uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) 14 nama tersisa di DPR.

Dari tahapan awal peminat calon DK OJK yang lulus kelengkapan dokumen, tercatat ada sebanyak 290 nama yang berasal dari pelaku industri keuangan, regulator dan anggota DPR. Sejak tahapan seleksi yang dimulai Februari lalu, tercatat jumlah calon terus mengerucut menjadi 87 nama yang lolos seleksi administratif, menjadi 38 nama yang lolos seleksi kapabilitas, kemudian menjadi 37 nama yang lolos tes kesehatan, dan terakhir tersisa 21 nama yang dinyatakan lulus kompetensi dan direkomendasikan ke Presiden.

Sebagaimana sumber Infobanknews.com, di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa, 10 April 2012, menyebutkan, berikut daftar 14 nama calon DK OJK yang dipilih Presiden untuk mengikuti fit and proper test di DPR:

1. Deputi Gubernur Bank Indonesia Muliaman D. Hadad
2. Mantan Wakil Direktur Utama Bank Mandiri I Wayan Agus Mertayasa
3. Mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia Achjar Iljas
4. Staf Ahli Menteri Keuangan Mulia Panusunan Nasution
5. Mantan Direktur Internasional Bank Indonesia Nelson Tampubolon
6. Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Riswinandi
7. Ketua Bapepam-LK Nurhaida
8. Dirjen Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto
9. Anggota Komisioner LPS Firdaus Djaelani
10. Pejabat eselon II Bapepam-LK Isa Rachmatarwata
11. Staf Ahli BPK Ilya Avianti
12. Ahli Akuntansi Rijani Tirtoso
13. Mantan Ketua PPATK Yunus Husein
14. Direktur Bank Indonesia Kusumaningtuti

(*)

One comment

  1. Yang diperlukan adalah semangat kerja tim DK OJK, tentu saja dengan pengetahuan yang memadai. Menurut pendapat saya, mantan2 pejabat yang sudah pensiun akan mengalami semangat kerja yang sudah menurun, seperti tim sepakbola yg diisi olh pemain berumur diatas 30 tahun, tidak akan mampu melawan tim usia 20-an tahun. Demikian juga tim DK OJK yg sudah berumur 60 tahun keatas, akan lebih banyak duduk diatas meja sambil terkantuk-kantuk. Oleh karena itu, DPR perlu memilih orang2 yg tepat dengan semangat kerja yang masih kuat. Jangan terpana dengan jabatan yg pernah dipegang, umur sangat menentukan untuk memajukan suatu pekerjaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *