Ekonomi dan Bisnis

SBY Berharap Kepala Daerah Ikut Sukseskan RPJMN

Di tengah pencapaian saat ini masih banyak masalah ekonomi yang harus diselesaikan, terkait pembangunan di bidang ekonomi, bidang kesejahteraan masyarakat, dan bidang politik, hukum, dan pertahanan keamanan. Dwitya Putra

Jakarta–Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan, ada tiga fokus utama pemerintah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010-2014.

Tiga hal tersebut, yakni peningkatan ekonomi untuk mensejahterakan rakyat, meningkatkan politik dan demokrasi agar makin berkualitas, matang, dan bermartabat, serta penegakan hukum dan keadilan yang merata.

Untuk mencapai hal tersebut, Presiden mengajak semua pihak jajaran pemerintah daerah dan pusat untuk bersama-sama mensukseskan pembangunan pada tahun ini dan tahun depan.

“Saatnya bekerja keras karena tantangan yang kita hadapi tidak ringan. Pengalaman menunjukkan setelah memimpin, dimana pun kita bertugas ternyata masalah yang dihadapi jauh lebih kompleks dan tidak mudah dibandingkan dengan yang dibayangkan dulu. Tak perlu berkecil hati. Ambil tugas itu dan laksanakan semuanya dengan sebaik-baiknya,” pesan Presiden, dihadapan peserta Musrenbangnas dari seluruh Indonesia, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis, 26 April 2012.

Presiden mengatakan, tahun lalu ekonomi Indonesia tumbuh 6,5%, naik dari 2010 sebesar 6,2%, dengan pertumbuhan pendapatan per kapita sebesar USD3.450 dari sebelumnya USD3.000. Sementara itu, di bidang kemiskinan angka pengangguran turun menjadi 6,56% dari tahun sebelumnya 7,14%.

Namun, Kepala Negara mengingatkan, di tengah pencapaian saat ini masih banyak masalah ekonomi yang harus diselesaikan, terkait pembangunan di bidang ekonomi, bidang kesejahteraan masyarakat, dan bidang politik, hukum, dan pertahanan keamanan.

“Di bidang ekonomi, kita harus menjaga pertumbuhan, menjaga keamanan APBN, dan fiskal. Dengan begitu, kita bisa menciptakan lapangan kerja, membangun infrastruktur, dan menjaga ketahanan pangan. Di bidang kesejahteraan rakyat, perlu untuk meningkatkan infrastruktur pendidikan, pelayanan kesehatan, dan penurunan angka kemiskinan,” jelas Presiden.

Sedangkan di bidang polhukam, Presiden mengingatkan pentingnya pemberantasan korupsi, mereformasi kinerja birokrasi, mengendalikan kekerasan horizontal, dan ekses pemilukada. Ini penting dilakukan agar stabilitas politik tetap terjaga sehingga peningkatan kesejahteraan rakyat bisa tercapai.

“Intinya di sini, kita memiliki strategi pembangunan ekonomi, yaitu pro-growth, pro-job, pro-poor, dan pro-environment. Mari kita pastikan bahwa pembangunan ekonomi yang dilakukan pemerintah daerah itu membuat ekonomi tumbuh mampu meningkatkan lapangan kerja, bisa mengurangi kemiskinan, dan ketika semua itu terjadi jangan dilakukan dengan cara merusak lingkungan,” jelas Presiden. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *