Headline, Moneter dan Fiskal

Ekonomi Indonesia Masih Menarik Minat Investor

Dibanding dengan kawasan regional lainnya di Asia, Indonesia berpotensi menjadi negara tujuan utama aliran FDI setelah China, India, dan Singapura. Angga Bratadharma

Jakarta–Kondisi perekonomian yang positif menjadi faktor utama yang akan mengundang investasi sehingga investasi diperkirakan tumbuh pada kisaran 10,5-11,75% pada 2012 atau lebih tinggi bila dibandingkan tahun lalu yang hanya 8,8%

Chief Economist BNI Ryan Kiryanto mengatakan, prospek investasi yang tetap cerah tersebut didorong oleh berbagai faktor. “Ada faktor-faktornya antara lain stabilitas makroekonomi yang diperkirakan tetap terjaga, kenaikan peringkat Indonesia mencapai invesment grade, iklim investasi yang terjaga dengan baik, perbaikan. Atau reformasi birokrasi pemerintahan, dan potensi pasar di Indonesia, karena besarnya jumlah populasi dibanding dengan kawasan regional lain di Asia Tenggara”, tukasnya, di Jakarta, Kamis, 21 Juni 2012.

Ia menerangkan, prospek investasi tersebut tercermin pada prakiraan Consensus Forecasts pada November 2011, yang menyebutkan investasi langsung dari luar negeri ke Indonesia pada 2011 dapat mencapai USD9,3 miliar atau sekitar 1,2% dari PDB.

“Jumlah tersebut lebih tinggi dibanding estimasi aliran FDI pada tahun 2010 sebesar USD9.0 miliar,” jelas Ryan.

Menurutnya, dibanding dengan kawasan regional lainnya di Asia, Indonesia berpotensi menjadi negara tujuan utama aliran FDI setelah China, India, dan Singapura.

“Perbaikan iklim investasi di Indonesia juga disertai dengan perbaikan untuk melakukan usaha atau bisnis di Indonesia”, pungkasnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *