Headline, Pasar Modal

BEI: Perusahaan Asing Belum Bisa IPO di Indonesia

BEI sambut baik Freeport untuk IPO di bursa Indonesia. Saat ini BEI sudah melakukan pendekatan yang cukup lama agar Freeport bersedia untuk IPO di Indonesia. Dwitya Putra

Jakarta–Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Ito Warsito mengungkapkan, perusahaan asing saat ini belum bisa mencatatkan saham perdana (initial public offering/IPO) di pasar modal Indonesia.

Pasalnya, proses go public perusahaan asing di Indonesia masih terganjal oleh belum adanya aturan di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), sedangkan di BEI sudah ada aturan mengenai hal itu.

“Aturan di KSEI untuk pencatatan perusahaan asing belum memungkinkan,” kata Ito, ketika ditemui wartawan, di kantornya, di Jakarta, Kamis, 5 Juli 2012.

Ito menuturkan, definisi perusahaan asing yang dimaksud adalah perusahaan yang berbadan hukum asing. Sementara terkait keinginan PT Freeport Indonesia untuk melantai di bursa, menurut Ito, tidak termasuk dalam kategori perusahaan asing.

Ia mengatakan, Freeport Indonesia dan Newmont Indonesia itu bukan termasuk perusahaan asing. Soalnya, perusahaan-perusahaan itu berbadan hukum di Indonesia.

Meski begitu, Ito mengaku hingga saat ini pihaknya belum menerima secara resmi dokumen IPO Freeport. Namun, BEI menyambut gembira kabar Freeport untuk IPO di bursa Indonesia. Bahkan, pihaknya sudah melakukan pendekatan yang cukup lama agar Freeport bersedia untuk IPO di Indonesia.

“Proses di mereka tidak mudah, harus izin Amerika Serikat. Freeport kan banyak stakeholder, ada pemerintah, Kementerian ESDM, kontrak karya. Jadi butuh persiapan panjang,” ujarnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *