Headline, Perbankan

Perbesar Kredit Mikro, BJB Incar 2 BPR

Akuisisi terhadap BPR yang dinilai memenuhi kriteria dianggap BJB bisa meningkatkan portofolio kredit mikro. Untuk itu perseroan berencana mengakuisisi dua BPR lagi. Paulus Yoga

Jakarta–PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJB) merencanakan untuk mengambilalih duan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di wilayah Jawa Barat, dalam upaya memperluas cakupan bisnis ke segmen mikro.

“Kali ini kami menjajaki untuk mengakuisisi BPR di Bekasi dan Majalengka. Sebelumnya sudah tiga BPR,” ujar Direktur Utama BJB Bien Subiantoro, kepada wartawan di Jakarta, Senin, 30 Juli 2012.

Ia menambahkan, untuk tiga BPR yang sudah diakuisisi antara lain BPR Warung Pondang di Cianjur, BPR Garut Kota di Garut, dan BPR Jalan Sagak di Subang. Menurutnya, dalam proses akuisisi tersebut, manajemen tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dalam uji tuntas (due dilligence).

“Kami lakukan due dilligence untuk mengetahui isi perut BPR itu. Dari 10 rencana kami, ternyata banyak yang kurang sehat, contohnya ada 4 BPR yang punya masalah fraud nasabah,” jelasnya.

Vice President Corporate Secretary Division BJB Adang Kusnandar mengatakan, target akuisisi dua BPR telah ditetapkan manajemen dari banyak calon lainnya, karena keduanya merupakan daerah yang paling menjanjikan.

“Dari seluruh rencana yang akan datang, menurut kami yang paling bagus memang Bekasi dan Majalengka. Sebenarnya ada beberapa yang lain, namun kondisi mereka sudah cukup baik, sehingga enggan untuk diakuisisi,” tuturnya.

Perseroan berharap, dengan akuisisi BPR, peningkatan kredit mikro BJB bisa lebih signifikan. Hingga Juni 2012, total kredit mikro BJB telah mencapai Rp2,63 triliun dari total kredit sebesar Rp32,71 triliun. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *