Headline, Keuangan

Potensi Wajib Pajak di Indonesia Baru 67 Juta Orang

Sebagai upaya untuk menggali potensi pajak, Direktorat Jenderal Pajak juga melakukan perluasan pendaftaran pajak, termasuk Usaha Kecil dan Menengah.

Jakarta–Di tengah kondisi global yang mengalami krisis dan menurun sejak 2008, Indonesia masih dapat meningkatkan kapasitas pendanaan negara yang berasal dari pajak. Hal ini terlihat dari angka pertumbuhan pajak per tahunnya, yang menunjukkan adanya upaya dari perpajakan untuk terus tumbuh.

Demikian disampaikan Wakil Menteri Keuangan Mahendra Siregar, di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa, 14 Agustus 2012.

Seperti dilansir website depkeu.go.id, berdasarkan Wajib Pajak (WP) Orang Pribadi, jumlah potensial WP di Indonesia adalah sebesar 67 juta orang. Dari jumlah tersebut, WP yang terdaftar baru berjumlah 20 juta orang dan jumlah WP yang melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) tahunan hanya 8,8 juta orang.

“Angka 8,8 juta orang tersebut hanyalah 15% dari jumlah total WP. Dengan demikian, masih terdapat 85%potensi yang masih dapat terus digali,” jelas Mahendra.

Selain WP Orang Pribadi, potensi pajak yang masih perlu digali adalah Wajib Pajak Badan Usaha. Badan Usaha yang potensial di Indonesia berjumlah 5 juta. Dari 5 juta Badan Usaha, yang terdaftar hanya sejumlah 1,9 juta.

Sementara itu, yang melaporkan SPT tahunan hanya 520 ribu Badan Usaha yang berarti sekitar 10%dari total Badan Usaha. Angka ini menunjukkan potensi pajak Badan Usaha yang masih dapat digali sebesar 90%.

“Angka ini masih jauh dari ideal, tetapi bagaimana mengurangi ketergantungan, tetap sehat dan menjaga keberlangsungan fiskal. Saat ini, kita masih keberlanjutan dan masih memiliki banyak potensi,” lanjut Mahendra.

Sebagai upaya untuk menggali potensi pajak, Direktorat Jenderal Pajak juga melakukan perluasan pendaftaran pajak, termasuk Usaha Kecil dan Menengah. “Kita daftar semua, berikan NPWP, dan ada penilaian,” tegasnya.

Sebagai informasi, penggalian potensi ini tentunya tidak lepas dari kinerja pegawai pajak. Saat ini, pegawai pajak berjumlah sekitar 31 ribu orang. Jika dibandingkan dengan negara-negara lain, Jepang memiliki 60 ribu pegawai dan Australia memiliki 23 ribu pegawai. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *