Headline, Perbankan, Shariah Insight

BI: Dana Talangan Haji Harusnya Bertenor Pendek

Cukup banyaknya antrian calon jemaah haji dinilai Bank Indonesia salah satunya disebabkan oleh dana talangan haji, yang ada baiknya bertenor pendek. Paulus Yoga

Jakarta–Bank Indonesia (BI) menilai perbankan syariah harus lebih bijaksana dalam memberikan dana talangan haji. Bank sentral melihat penumpukan antrian calon jemaah haji di Indonesia menjadi kendala utama.

“Saya sependapat bahwa talangan itu harusnya berjangka pendek, bukan untuk bertahun-tahun menalangi,” tukas Direktur Eksekutif Perbankan Syariah Bank Indonesia Edy Setiadi, di Jakarta, Rabu, 24 Oktober 2012.

Ia menambahkan, produk dana talangan haji sendiri diakui menjadi salah satu pemicu panjangnya antrian calon haji setiap tahunnya. Kendati, lanjutnya, masih ada faktor lain di luar dana talangan haji.

“Terkait dana talangan haji, ini memang sebagai salah satu pemicu meningkatnya antrian jemaah haji. Harusnya ini talangan hanya jangka pendek, terus besaran dana talangannya berapa,” tuturnya.

Bank sentral sendiri, lanjutnya, tengah menhadakan kajian mengenai sah atau tidaknya dana talangan haji menurut ketentuan syariah karena berkaitan dengan syarat kemampuan seseorang untuk berhaji.

“Ini yang saat ini masih diskusi juga karena kalau pengertian-pengertian seperti kesanggupan untuk haji, apa sebetulnya batasannya. Kita tidak bisa mengkaji dari seluruh dana haji (yang murni), dana sendiri kita tidak tahu. Tergantung niatnya dia mau haji. Oleh karena itu kita akan diskusikan,” tutupnya. (*)

 

One comment

  1. Saya setuju dengan BI. yang dimaksud dana talangan haji definisinya seperti apa? harus dibakukan dahulu dan mungkin perlu dibakukan dalam SEBI. Yang terjadi NAMPAKNYA calon haji belum tersedia dana sendiri (Self Financing) sudah dimasukkan dalam daftar antrian dan dibiayai oleh Bank, dengan nama halus dana talangan YANG MUNGKIN SEHARUSNYA DISEBUT KREDIT. Kalau kejadiannya seperti ini memang jangan dimasukkan dalam daftar antrian. Bagaimana BI bisa memonitor hal semacam ini??

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *