Headline, Pasar Modal

Bursa Efek Kejar Rencana Penurunan Jumlah Satuan Lot

Selain rencana penurunan jumlah per satuan lot, ada wacana lain yang ingin diterapkan BEI, yakni perubahan satuan fraksi saham dari setiap emiten. Dwitya Putra

Jakarta–Bursa Efek Indonesia (BEI) masih terus merampungkan rencana untuk menurunkan jumlah lot saham dari 500 lembar saham menjadi 100 lembar saham per satu lot.

BEI mengakui untuk merealisasikan rencana tersebut cukup rumit karena tidak hanya melibatkan sistem internal BEI, namun juga sistem di seluruh perusahaan efek anggota bursa.

Direktur Utama BEI Ito Warsito, mengatakan, pihaknya masih terus mematangkan rencana ini. Apalagi di samping rencana penurunan jumlah per satuan lot, ada wacana lain yang ingin diterapkan, yakni perubahan satuan fraksi saham dari setiap emiten.

“Fokus kami masih kepada pengurangan satuan saham per lot walaupun kedua hal itu bsia diterapkan secara bersamaan,” ujar Ito, belum lama ini, di Jakarta.

Wacana dari kedua program tersebut dimunculkan bursa sejak pertengahan 2012 silam dengan tujuan untuk dapat meningkatkan likuiditas perdagangan saham di BEI.

Selain kedua hal tersebut, BEI juga mengaku memiliki program lainnya yakni bekerja sama dengan PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk membuat laporan analisis saham emiten yang perdagangan sahamnya kurang likuid karena belum terpantau investor.

“Program ini sendiri sudah dan terus kami lakukan sejak 2009. Sudah ada sekitar 50 emiten yang telah dibuatkan analisis dan riset sahamnya. Walaupun demikian, dampak positif dari program ini tidak serta merta dapat diukut karena kami sendiri juga belum melihat dampak langsungnya, walaupun secara relatif ada pengaruhnya,” tambah Ito.

Menurut Ito, emiten yang dilibatkan dalam program ini adalah yang memiliki kinerja baik namun sahamnya tidak likuid ditransaksikan di BEI karena tidak terpantau oleh analis sekuritas. Hasil kajian dari Pefindo dapat diketahui oleh investor karena dimuat dalam keterbukaan informasi BEI. (*)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *