Tokoh

Mirza Adityaswara: LPS Ibarat Asuransi

LPS ibarat asuransi bagi dunia perbankan. Peran LPS menjadi kian penting manakala dunia tengah dilanda krisis ekonomi seperti sekarang ini.

Krisis finansial yang melanda Eropa dan Amerika Serikat (AS) sedikit banyak berpengaruh pada perekonomian Indonesia. Karena itu, diperlukan sikap kehati-hatian untuk melewatinya. Sektor perbankan dan industri keuangan lainnya perlu juga mendapat perhatian serius agar terbebas dari dampak negatif krisis Eropa dan AS. Pasalnya, uang adalah darah dari kegiatan ekonomi.

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memiliki peran sangat penting dalam menangkal krisis keuangan di Indonesia. Mengutip pernyataan Wakil Presiden Boediono pada acara perayaan hari jadi ketujuh tahun LPS, beberapa waktu lalu, lembaga seperti LPS baiknya lepas dari kepentingan politik dan bisnis sehingga perannya dalam menyelamatkan perekonomian terjaga independensinya.

Kepala Eksekutif LPS, Mirza Adityaswara, menyebutkan, LPS ibarat asuransi bagi dunia perbankan. Peran LPS menjadi kian penting manakala dunia tengah dilanda krisis ekonomi seperti sekarang ini. “Pun begitu, untuk menjaga kestabilan bisnis perbankan, LPS tidak bisa bekerja sendiri, perlu kerja sama dan integrasi dengan pengawas perbankan,” katanya di sela-sela acara seminar LPS, beberapa waktu lalu, di Jakarta.

Mirza juga menambahkan, saat ini LPS terus berkoordinasi dengan Bank Indonesia (BI) dalam melakukan kegiatan tugas pengawasan perbankan. “Misalnya, ketika memberi rating bank, penilaiannya harus berkoordinasi dengan pihak pengawas perbankan,” imbuh Mirza.

Ke depan, terutama 2014 mendatang, LPS akan mempersiapkan diri untuk bekerja sama dengan pengawas perbankan yang baru, yakni Otoritas Jasa Keuangan (OJK). “Sekarang masih dengan BI,” tegas Mirza yang resmi menjabat sebagai Kepala Eksekutif LPS sejak Maret lalu.  (AR)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *