Pasar Modal

DPR Resmi Restui Semen Baturaja Melantai di Pasar Modal

Meski Komisi XI DPR sepakat untuk PT Semen Baturaja melakukan IPO, namun secara resmi Komisi XI belum mengetuk palu untuk menyetujui PT Semen Baturaja melakukan IPO. DPR masih meminta tanggapan dan komitmen dari Semen Baturaja dan Kementerian terkait. Angga Bratadharma

Jakarta–Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR) akhirnya menyetujui untuk PT Semen Baturaja melakukan IPO atau pelepasan saham perdana di Bursa Efek Indonesia. Namun, DPR meminta agar Kementerian terkait bisa menjamin bahwa PT Semen Baturaja bisa meningkatkan kapasitas produksi dan disiplin dari sisi manajemen dan keuntungan pada masa-masa mendatang.

Anggota Komisi XI DPR RI Kamaruddin Syam, kepada wartawan, ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Rabu, 13 Februari 2013, mengatakan, Komisi XI akhirnya menyepakati untuk PT Semen Baturaja melantai di pasar modal. Pelepasan saham itu dinilai akan baik dan terbilang mudah untuk mendapatkan tambahan modal bagi Semen Baturaja berekspansi bisnis dikemudian hari.

“Namun, ada pertimbangan yang kami minta kepada Kementerian BUMN dan Semen Baturaja. Kami mita agar persetujuan IPO ini memang bisa menjamin Semen Baturaja bisa berkembang lebih baik lagi”, ujar politisi yang berasal dari fraksi Golkar ini.

Kamaruddin mengatakan, meski Komisi XI DPR sepakat untuk PT Semen Baturaja melakukan IPO, namun secara resmi Komisi XI belum mengetuk palu untuk menyetujui PT Semen Baturaja melakukan IPO. Kamaruddin mengaku akan memanggil Kementerian terkait dan PT Semen Baturaja untuk menghadap Komisi XI dan meminta komitmen dari diizinkannya PT Semen Baturaja melakukan IPO.

“Kami (komisi XI) memang setuju untuk PT Semen Baturaja melakukan IPO. Tapi, secara resmi persetujuan IPO itu belum kami lakukan. Kami masih akan memanggil Kementerian BUMN, Kemenkeu dan PT Semen Baturaja untuk mendengarkan pernyataan mereka terkait pertanyaan-pertanyaan yang kami berikan nanti. Saya rasa dalam waktu dekat kami akan panggil mereka”, jelas Kamaruddin

Lebih lanjut Kamaruddin menjelaskan, hampir semua fraksi yang ada di Komisi XI setuju untuk PT Semen Baturaja melakukan IPO. Hanya satu fraksi yang tidak setuju PT Semen Baturaja melakukan IPO, yakni fraksi Hanura. Namun, akhirnya Komisi XI mengambil kata sepakat untuk PT Semen Baturaja melakukan IPO.

“Hanya Hanura yang tidak setuju. Gerindra juga awalnya meminta back door listing saja Semen Baturaja, tapi akhirnya setuju untuk IPO. Saya agak ketinggalan berita ini memang, kebetulan waktu itu saya ada keperluan diluar kota, jadi sempat tidak mengikuti satu rapat. Tapi, dasarnya kami setuju untuk PT Semen Baturaja melakukan IPO”, tandas Kamaruddin. (*)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *