Keuangan

LPEI Berminat Garap Sektor Smelter

LPEI menyatakan minatnya untuk membiayai investasi di sektor smelter. Tersirat bahwa pembiayaan investasi tersebut cukup baik mengingat sektor pertambangan memiliki kontribusi cukup besar. Angga Bratadharma

Jakarta–Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) menargetkan modal kerja dan kredit investasi bisa bertumbuh dalam range 26% hingga 30% pada 2013. Bahkan, tahun ini LPEI juga menyatakan minat untuk terjun ke sektor industri pengolahan atau smelter, sebagai upaya mengembangkan bisnis pada masa-masa mendatang.

Direktur Keuangan LPEI Basuki Setyadjid, kepada wartawan, ditemui di Hotel Mulia, Jakarta, Rabu, 13 Februari 2013, mengungkapkan, pihaknya masih optimis bisa bertumbuh pada 2013 ini. Apalagi LPEI menargetkan pertumbuhan modal kerja dan investasi tumbuh diangka 30% pada tahun ini.

“Kalau investasi dugaan saya sekitar 40% (porsinya terhadap total kredit) untuk 2013. Angkanya juga sama dengan angka pertumbuhan investasi pada 2012″, ujar Basuki, ditemui dalam ANZ Economic Outlook 2013: 360 Degree Progress Report on Indonesia: Political, Medium dan Long Term Outlook.

Dalam kesempatan itu, Basuki menyampaikan minat LPEI untuk membiayai investasi di sektor smelter. Tersirat bahwa pembiayaan investasi tersebut cukup baik mengingat sektor pertambangan memiliki kontribusi cukup besar bila dikaitkan dengan masuknya investasi ke sektor pertambangan Tanah Air.

“Kami memang ingin masuk ke smelter. Itu ada di (antara lain) Sulawesi Tenggara. Tapi, nanti saja lah untuk lebih lanjutnya”, singkat Basuki.

LPEI juga menargetkan laba bisa tembus Rp600 miliar tahun ini atau tumbuh sebesar 20% bila dibandingkan perolehan laba perusahaan sepanjang 2012. Untuk mencapai laba tersebut, LPEI akan menggenjot pembiayaan tumbuh sebesar Rp32 triliun.

“Untuk menggenjotnya, maka sektor yang mengandung ekspor akan kita biayai. Kita juga biayai impor untuk ekspor”, kata Basuki

Basuki mengaku optimis target persero bisa dicapai. Sebab, sektor ekspor yang menjadi lini bisnis LPEI merupakan ekspor kebutuhan dasar yang tidak terpengaruh dengan kondisi krisis Eropa, sehingga bisnis LPEI diperkirakan akan tetap berjalan dan baik.

“Kita tetap optimis kinerja akan tetap baik meski krisis Eropa masih terus berlanjut. Kita juga yakin target bisa kita capai ditahun 2013 ini”, pungkasnya. (*)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *