Hari ini posisi IHSG dinilai rawan koreksi. Meski demikian, masih terbuka kesempatan bagi investor untuk meraih keuntungan dengan mengoleksi 13 saham. Saham apa saja itu? Dwitya Putra
Jakarta–Setelah masuk dalam reli-reli panjang, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dinilai rawan koreksi hari ini, terlebih pada perdagangan semalam, Indeks Dow Jones mengalami pelemahan dalam jumlah terbatas sebesar 0,26% atau -35,79 poin menjadi 13.982,91 poin.
Kepala Riset PT MNC Securities Edwin Sebayang mengatakan, pelemahan tersebut akibat aksi ambil untung yang dilakukan investor setelah sebelumnya Indeks saham AS tersebut mencapai level tertingginya dalam lima tahun terakhir.
“Merujuk minor profit taking atas Dow Jones dan secara teknikal sudah cenderung jenuh beli di tengah rilis laporan keuangan 2012 emiten ditambah dengan derasnya aliran dana asing yang dari awal tahun sudah sekitar Rp9,90 triliun, maka perdagangan IHSG hari ini sedikit rawan terkena aksi ambil untung dalam jangka pendek,” kata Edwin, seperti dikutip dalam riset hariannya, di Jakarta, Kamis, 14 Febuari 2013.
Dengan kondisi tersebut, Edwin merekomendasikan kepada investor untuk mengoleksi 13 saham, diantaranya tiga saham bank BUMN.
Lima saham pertama adalah PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR), PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), PT Bumi Serpong Damai Estate Tbk (BSDE) dan saham dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF).
Sementara lima saham berikutnya PT Astra Internasional Tbk (ASII), PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA), PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA).
“Sedangkan tiga saham bank BUMN yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI),” ujarnya. (*)












