Headline, Perbankan

Misi Perbankan Syariah Bukan Cuma Soal Pangsa Pasar

Mulya E. Siregar; Kontribusi bank syariah. (Foto: Zidni Hasan)

Kendati punya cita-cita menaikkan pangsa pasar perbankan syariah, Bank Indonesia menilai kontribusinya terhadap perekonomian nasional tetap harus diperhatikan. Paulus Yoga 

Jakarta–Bank Indonesia (BI) menilai perkembangan perbankan syariah di Tanah Air tidak hanya perkara menaikkan pangsa pasar, namun juga seberapa besar kontribusi terhadap perekonomian nasional.

“Apakah sekedar hanya untuk menaikkan pangsa pasar. Saya lihat tidak hanya itu, secara nasional dibutuhkan dana-dana untuk mengisi beberapa sektor yang kekurangan dana. Untuk isi itu perlu kontribusi bank syariah lebih besar,” ujar Asisten Gubernur BI Mulya E. Siregar, di Jakarta, Rabu, 8 Mei 2013..

Menurutnya, beberapa sektor yang masih membutuhkan dukungan pendanaan dari perbankan di antaranya sektor pertanian, juga untuk infrastruktur, pun energi dalam pembangunan pembangkit listrik.

Kementerian BUMN sendiri berniat membentuk bank BUMN syariah, yang coba dilakukan dengan melakukan konsolidasi dari bank umum syariah dan unit usaha syariah yang dimiliki bank-bank BUMN untuk memercepat perkembangan perbankan syariah.

“Ini diskusi mau ke mana kita, dari segi aset pangsa pasar saja atau kontribusi ke perekonomian nasional. Jadi tidak hanya main di UKM. Kalau itu yang dituju mau tidak mau itu harus memerkuat permodalan,” tandas Mulya.

Bank sentral mencatat dari sisi aset perbankan syariah tumbuh 37,8% dalam setahunan menjadi Rp214,5 triliun per Maret 2013. Dari sisi pangsa pasar perbankan syariah baru sekitar 4,9% dari total aset industri perbankan. (*)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *