Pasar Modal

Jika Harga Saham di Bawah Rp10.000, Telkom Siap BuyBack Saham

Direktur Utama Telkom; Ikuti arus. (Foto: Dok. Telkomsigma)

Telkom punya strategi sendiri untuk melakukan buyback saham. Apa strateginya? Dwitya Putra

Jakarta–PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) belum berniat untuk melakukan buyback sahamnya, meski saat ini harga saham telah terdiskon signifikan seiring merosotnya kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) beberapa hari terakhir.

“Kita belum ada rencana buyback,” kata Direktur Utama Telkom Arief Yahya, usai ditemui wartawan di Jakarta, Selasa, 20 Agustus 2013.

Menurutnya, Telkom punya strategi sendiri untuk melakukan buyback saham. Paling tidak, ujarnya, ketika pihaknya melakukan buyback, harga saham Telkom berada di bawah Rp10.000.

“Sekarang harga saham kita masih di atas Rp10.000. Saya punya angka psikologis. Paling tidak kalau sudah di bawah Rp10.000 direktur keuangan harus saya panggil itu. Kemarin kita turun 6%, tapi tidak bisa lakukan apa-apa karena ini pengaruh global, ada juga isu capital outflow, dan juga posisi dolar,” jelasnya.

Sementara terkait stock split, Arief juga mengaku belum akan melakukan corporate action dalam waktu dekat. Karena aksi tersebut paling potensial dilakukan ketika kondisi market sedang dalam bullish.

“Kita akan ikuti arus. Ketika timingnya tidak tepat maka tidak akan bagus, dan tidak direspon oleh market. Tapi bukan berarti ditunda. Kalau toh terjadi bearish kita juga tidak akan menunggu bulish sampai┬ákembali ke angka IHSG 4.800 (sekarang sudah 4.200 kurang). Kalau pergerakannya sudah ke arah positif maka pasti kita lakukan, kan sudah disetujui tinggal eksekusi, tunggu timing. Yang lebih penting bukan angkanya tapi tren naik,” jelasnya.

Sampai dengan penutupan perdagangan sore ini, harga saham Telkom tercatat turun Rp200 atau (1,89%) ke Rp10.400. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *