Headline, Perbankan

Jika Hari Tanoe Masuk, Bank ICB Bumiputera Bakal Ganti Nama

Indeks MNC; Tunggu izin OJK tahun depan. (Foto: Zidni Hasan)

Saat ini komposisi kepemilikan saham di Bank ICB Bumiputera, 70% milik ICB Financial Group Holdings AG, dan AJB memiliki 5%, sisanya publik. Dwitya Putra

Jakarta–Pelaksana Tugas Presiden Direktur PT Bank ICB Bumiputera Tbk, Sindbad R. Hardjodipuro, mengakui nama perseroan bisa berubah jika pengendali MNC group, Hary Tanoesoedibjo, masuk mengakuisisi ICB Bumiputera. Terlebih MNC Group masuk dengan prosentase yang cukup besar.

Saat ini komposisi kepemilikan saham di Bank ICB Bumiputera, 70% milik ICB Financial Group Holdings AG, dan AJB memiliki 5%, sisanya publik.

“Apalagi dia (MNC ) group besar. Jadi bisa saja,” kata Sindbad, kepada wartawan, di kantor MNC, Jakarta, Rabu, 4 Desember 2013.

Namun, lanjutnya, semua itu masih nunggu proses izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun depan, karena tidak mungkin akan selesai tahun ini. Proses peralihan kemungkinan akan memakan waktu lama. “Rasanya tidak a mungkin di tahun ini,” tambah Sindbad.

Seperti diketahui, saat ini rencana divestasi saham PT Bank ICB Bumiputera sebesar 30% kepada MNC Group masih dalam proses fit and proper test Bank Indonesia (BI). Sebelumnya proses akuisisi baru sampai pada penandatanganan perjanjian jual beli saham bersyarat atau conditional sell and purchase agreement (CSPA).

“Saat ini statusnya dalam proses penelitian BI karena fit and proper test-nya masih dalam kewenangan BI,” kata Direktur Bank Bumiputera, Bambang Setiawan, beberapa waktu lalu.

Diberitakan sebelumnya, Direktur BCAP Wandhy Wira Riady sempat mengatakan, penandatanganan CSPA dimaksud merupakan tahapan awal dari pelaksanaan rencana strategis usaha perseroan untuk memperkuat posisi perseroan sebagai perusahaan investasi yang bergerak di sektor jasa keuangan dengan layanan lengkap dan terintegrasi. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *