Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, 7 Juli 2026 ditutup di zona hijau ke posisi 5.986,49 atau melesat 1,19 persen dari level 5.916,07.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 212 saham terkoreksi, 430 saham menguat, dan 141 saham tetap tidak berubah.
Sebanyak 22,36 miliar saham diperdagangkan dengan 1,67 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp10,39 triliun.
Baca juga: OJK Tegaskan Investasi Saham Bukan Judi, Investor Muda Diingatkan Pahami Risiko
Selanjutnya, seluruh indeks dalam negeri ikut bergerak menguat, dengan LQ45 naik 1,79 persen ke 594,92, IDX30 meningkat 1,72 persen jadi 336,64, JII menguat 0,18 persen menjadi 350,44, dan Sri-Kehati naik 1,83 persen ke 295,22.
Tidak hanya itu, hampir seluruh sektor juga mengalami pergerakan yang positif. Rinciannya, sektor properti melesat 3,23 persen, sektor siklikal menguat 1,70 persen, sektor keuangan naik 1,58 persen, sektor kesehatan meningkat 1,32 persen, dan sektor bahan baku menguat 1,19 persen.
Selanjutnya, sektor non-siklikal naik 0,75 persen, sektor industrial meningkat 0,60 persen, sektor energi menguat 0,54 persen, sektor infrastruktur naik 0,45 persen, dan sektor transportasi meningkat 0,30 persen.
Sementara itu, hanya sektor teknologi yang mengalami penurunan 0,54 persen, dengan saham PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) ambles 2,74 persen.
Baca juga: Resmi Melantai di Bursa, Harga Saham JELI dan JECX Kompak ARA
Saham Top Gainers dan Losers
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI), PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI), dan PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM).
Sedangkan saham top losers adalah PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI), PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI), dan PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (SGRO).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT DMS Propertindo Tbk (KOTA), dan PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA). (*)
Editor: Galih Pratama


