Poin Penting
- Rupiah dibuka melemah ke Rp17.676 per dolar AS (22/5/2026), turun 0,05 persen
- Pergerakan cenderung konsolidasi karena investor wait and see data neraca transaksi berjalan
- Rupiah diperkirakan bergerak di kisaran Rp17.600–Rp17.750, dipengaruhi sentimen global.
Jakarta – Nilai tukar rupiah melemah pada awal perdagangan hari ini Jumat (22/5/2026). Rupiah dibuka pada level Rp17.676 per dolar Amerika Serikat (AS), atau melemah 0,05 persen dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp17.667 per dolar AS.
Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah diperkirakan akan berkonsolidasi terhadap dolar AS. Investor juga masih cenderung wait and see menantikan rilis data neraca transaksi berjalan Indonesia di kuartal I 2026.
Baca juga: Rupiah Belum Bergerak Banyak usai BI Naikkan Suku Bunga 50 Bps
“Rupiah diperkirakan berkonsolidasi terhadap dolar AS. Investor wait and see rilis data neraca transaksi berjalan kuartal I Indonesia,” ujar Lukman, Jumat 22 Mei 2026.
Lebih lanjut, tambah Lukman, investor juga masih mengantisipasi respons Iran terhadap proposal AS terbaru terkait dengan kesepakatan damai.
Baca juga: Purbaya Tak Revisi Asumsi Makro APBN 2026 Meski Rupiah Tertekan
Dengan kondisi tersebut, Lukman memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp17.600 hingga Rp17.750 per dolar AS.
“Rupiah akan berada di range Rp17.600 hingga Rp17.750 per dolar AS,” pungkas Lukman. (*)
Editor: Galih Pratama


