Poin Penting
- Rupiah kembali tembus Rp18.000, melemah ke Rp18.011 per dolar AS pada perdagangan Rabu (8/7)
- Pelemahan rupiah berlanjut di tengah penguatan dolar AS dan sentimen pasar global
- Rupiah diproyeksi bergerak di kisaran Rp17.900–Rp18.000 per dolar AS dengan peluang penguatan terbatas.
Jakarta – Nilai tukar rupiah kembali menembus level psikologis Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) di pasar spot.
Berdasarkan data Bloomberg pada Rabu (8/7/2026) pukul 14.00 WIB, terpantau kurs USD/IDR berada di level Rp18.011 per dolar AS, melemah 31 poin atau 0,17 persen dibandingkan posisi sebelumnya.
Kembalinya rupiah ke atas level Rp18.000 menunjukkan tekanan terhadap mata uang domestik masih berlanjut di tengah penguatan dolar AS dan meningkatnya kehati-hatian pelaku pasar global.
Baca juga: Purbaya Siapkan Pembiayaan APBN Berbasis Renminbi, Ketergantungan pada Dolar AS Dikurangi
Rupiah berada level Rp18.000 per dolas AS bukan kali pertama disentuh tahun ini. Pada awal Juni 2026, rupiah bahkan sempat bergerak lebih lemah hingga mendekati Rp18.200 per dolar AS sebelum berangsur menguat.
Dalam sepekan terakhir, pergerakan USD/IDR tercatat berada di kisaran Rp17.930 hingga Rp18.058 per dolar AS.
Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan, nilai tukar rupiah diperkirakan memiliki peluang bergerak menguat terhadap dolar AS yang mengalami tekanan setelah data non-farm payroll (NFP) ASlebih lemah dari perkiraan.
“Rupiah berpotensi menguat terhadap dolarr AS yang tertekan setelah data pekerjaan AS NFP yang lebih lemah dari perkiraan,” kata Lukman, Rabu, 8 Juli 2026.
Meski demikian, ruang penguatan rupiah masih akan terbatas mengingat sentimen investor asing tetap mewaspadai perkembangan pasar domestik.
Baca juga: Ekonom: B50 Bisa Perkuat Rupiah dan Neraca Dagang Tanpa Bebani APBN
“Namun penguatan akan terbatas mengingat sentimen investor asing terhadap pasar domestik masih belum pulih,” ujarnya.
Berdasarkan sejumlah sentiment tersebut, Lukman memperkirakan rupiah hari ini akan bergerak di kisaran Rp17.900 hingga Rp18.000 per dolar AS.
“Rupiah akan berada di range Rp17.900 hingga Rp18.000 per dolar AS hari ini,” pungkas Lukman. (*)


