Poin Penting
- Home Credit Indonesia menyalurkan pembiayaan Rp2,3 triliun pada kuartal I 2026, tumbuh 14 persen secara tahunan
- Home Credit menghadirkan pembiayaan tanpa kartu kredit di JFK 2026 untuk berbagai produk, mulai dari smartphone hingga laptop
- Melalui 38 mitra ritel di JFK 2026, Home Credit menawarkan cicilan ringan cukup dengan KTP.
Jakarta – PT Home Credit Indonesia membukukan penyaluran pembiayaan sebesar Rp2,3 triliun sepanjang kuartal I 2026. Nilai tersebut tumbuh 14 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sejak beroperasi di Indonesia pada 2013, Home Credit telah melayani lebih dari 6,8 juta konsumen hingga 31 Maret 2026.
Untuk mempertahankan tren pertumbuhan tersebut, Home Credit kembali menghadirkan layanan pembiayaan tanpa kartu kredit yang lebih mudah diakses dalam ajang Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026.
Baca juga: Bos Home Credit Ingatkan 500 Pelaku UMKM Wanita di Solo Pentingnya Jaga Riwayat Kredit
Chief Sales Officer Home Credit Indonesia, Dolly Susanto, mengatakan, pada penyelenggaraan JFK 2026, Home Credit menyediakan fasilitas pembiayaan untuk beragam produk, mulai dari smartphone, gadget, furnitur, elektronik, hingga laptop.
“Pembiayaan Home Credit di JFK 2026 tersedia untuk produk dengan harga mulai dari Rp1 jutaan, dengan cicilan bulanan yang dirancang sesuai dengan segmen masyarakat berpenghasilan menengah,” ucap Dolly dalam keterangan resmi dikutip, 7 Juli 2026.
Baca juga: AFTECH Dorong Pembiayaan Produktif UMKM lewat Fintech Lending dan Credit Scoring Digital
Melalui skema tersebut, pelanggan dapat mengajukan pembiayaan untuk pembelian produk senilai sekitar Rp2,7 juta dengan cicilan sekitar Rp300 ribu per bulan selama 15 bulan. Proses pengajuan juga cukup menggunakan kartu tanda penduduk (KTP) tanpa memerlukan kartu kredit.
Pada gelaran JFK 2026, Home Credit menggandeng 38 mitra ritel yang tersebar di area pameran, di antaranya Azko, Advance, Agres, LG, Sharp, Hitachi, Digimap, GTN, Hello, MII, Erafone, UR, iBox, dan NASA. (*)


