Poin Penting
- IHSG dibuka menguat 2,10 persen ke level 6.133 pada awal perdagangan.
- Penguatan didukung sentimen positif dari Wall Street, penguatan rupiah, dan aksi beli investor asing.
- CGS International Sekuritas merekomendasikan enam saham unggulan untuk dicermati investor.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 2,10 persen atau naik ke level 6.133,65 pada perdagangan hari ini, Senin (15/6) pukul 09.00 WIB. Posisi tersebut lebih tinggi dibandingkan penutupan sebelumnya di level 6.007,56.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 910,34 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 60 ribu kali. Total nilai transaksi tercatat mencapai Rp556,34 miliar.
Pada awal perdagangan, tercatat sebanyak 425 saham menguat, 69 saham terkoreksi, dan 185 saham bergerak stagnan.
Baca juga: Rapor IHSG Sepekan: Menguat 7,38 Persen, Kapitalisasi BEI jadi Rp10.524 Triliun
CGS Prediksi IHSG Lanjut Menguat
Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diprediksi akan bergerak untuk melanjutkan penguatannya.
“IHSG diprediksi akan melanjutkan penguatannya dengan kisaran support 5.790-5.900 dan resistance 6.115-6.225,” kata Manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, Senin, 15 Juni 2026.
Lebih lanjut, menurut CGS, pergerakan IHSG akan ditopang sejumlah sentimen positif, di antaranya penguatan indeks-indeks utama di Wall Street serta tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Baca juga: IHSG Diproyeksi Bergerak di Level 5.900-6.200 Pekan Ini, Simak Sentimen Penggeraknya
Selain itu, mulai masuknya aksi beli investor asing dan penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan turut menopang pergerakan indeks sepanjang perdagangan.
Enam Saham Rekomendasi Hari Ini
CGS International Sekuritas juga merekomendasikan sejumlah saham yang dinilai menarik untuk dicermati investor pada perdagangan hari ini.
Adapun saham yang direkomendasikan meliputi PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BRIS), PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR), PT Indika Energy Tbk (INDY), dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI). (*)
Editor: Yulian Saputra


