Poin Penting
- IHSG turun 1,23 persen ke 6.130,19 akibat profit taking jelang libur Idul Adha dan rebalancing MSCI
- Sebanyak 447 saham melemah, dengan total transaksi mencapai Rp18,09 triliun
- Sektor industrial, siklikal, dan properti memimpin pelemahan, sementara ELPI, BREN, dan TBIG jadi top gainers.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan, Selasa, 26 Mei 2026 ditutup dengan melanjutkan pelemahannya ke posisi 6.130,19 atau ambles 1,23 persen dari level 6.206,34.
Manajemen Phintraco Sekuritas menyebut, pelemahan IHSG hari ini dipengaruhi oleh aksi ambil untung atau profit taking jelang libur Iduladha dan rebalancing MSCI.
“Pemicu pelemahan indeks antara lain karena profit taking menjelang libur dan rebalancing MSCI. Rupiah melemah 0,29 persen ke level Rp17.795 per US dolar (26/5), meskipun indeks dolar AS juga melemah,” tulis analis Phintraco Sekuritas dalam risetnya di Jakarta, 26 Mei 2026.
Baca juga: RMK Energy Bakal Stock Split Saham 1:5, Cek Jadwalnya
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 447 saham terkoreksi, 241 saham menguat, dan 133 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 24,88 miliar saham diperdagangkan dengan 1,96 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp18,09 triliun.
Selanjutnya, seluruh indeks dalam negeri juga bergerak merah, dengan LQ45 -1,71 persen ke 620,40, IDX30 -1,75 persen jadi 354,10, Sri-Kehati -3,02 persen ke 308,22, dan JII -1,06 persen menjadi 381,93.
Lalu, mayoritas sektor ikut mengalami pelemahan, dengan sektor industrial -3,38 persen, sektor siklikal -2,20 persen, sektor properti -2,14 persen, dan sektor non-siklikal -1,69 persen.
Kemudian, sektor keuangan -1,52 persen, sektor energi -1,04 persen, sektor bahan baku -0,89 persen, dan sektor kesehatan -0,63 persen.
Sementara itu, sektor lainnya masih mampu bergerak menguat, dengan sektor infrastruktur naik 0,18 persen, sektor teknologi meningkat 0,08 persen, dan sektor transportasi menguat 0,06 persen.
Baca juga: FTSE Russell Depak 4 Saham Indonesia, Ini Daftarnya
Saham Top Gainers dan Losers
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), dan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG).
Sedangkan saham top losers adalah PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN), PT Dian Jayamas Medica Industri Tbk (OMED), dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA). (*)
Editor: Galih Pratama


