Poin Penting
- IHSG diprediksi bergerak variatif cenderung melemah pada perdagangan hari ini.
- Penguatan Wall Street dan kenaikan harga komoditas menjadi sentimen positif pasar.
- Pelemahan rupiah dan aksi jual investor asing masih membebani IHSG.
Jakarta – CGS International Sekuritas Indonesia memprediksi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Senin (25/5), masih bergerak variatif dengan kecenderungan melemah secara teknikal.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 5.960-6.060 dan resistance 6.265-6.365,” tulis manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, Senin, 25 Mei 2026.
Pada perdagangan Jumat (22/5), IHSG ditutup rebound ke level 6.162,04 atau menguat 1,10 persen dibandingkan posisi sebelumnya di level 6.094,94.
Baca juga: IHSG Ambles ke Level 6.162 Pekan Ini, Saham-Saham Berikut jadi Pemberat
Manajemen CGS menjelaskan, penguatan indeks di bursa Wall Street seiring harapan tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran diperkirakan menjadi sentimen positif bagi pasar. Selain itu, kenaikan sejumlah harga komoditas juga dinilai mampu menopang pergerakan IHSG.
Di sisi lain, bantahan terkait isu penundaan pelaksanaan badan ekspor tunggal hingga awal tahun depan diperkirakan menjadi sentimen negatif. Pelemahan nilai tukar rupiah serta berlanjutnya aksi jual investor asing juga masih membebani pergerakan IHSG.
Rekomendasi Saham Pilihan
Adapun CGS International Sekuritas turut merekomendasikan sejumlah saham untuk dicermati pada perdagangan hari ini, yakni PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL), PT Mayora Indah Tbk (MYOR), dan PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA).
Baca juga: IHSG Sepekan Ambles 8 Persen Lebih, Kapitalisasi Pasar jadi Rp10.635 Triliun
Selain itu, saham lain yang direkomendasikan adalah PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), dan PT Timah Tbk (TINS). (*)
Editor: Yulian Saputra


