BUAH Optimistis Konsumsi Buah Tetap Tumbuh
Manajemen perseroan menilai tren konsumsi buah-buahan masih akan bertumbuh, terutama setelah adanya perubahan pola konsumsi masyarakat menuju produk yang lebih sehat dan minim ultra processing food.
Renny mengatakan program pemerintah terkait penyediaan makanan bergizi bagi anak turut memberikan dampak positif terhadap penjualan buah-buahan.
“Pemerintah memutuskan memperhatikan makanan yang diberikan kepada anak-anak di mana tidak ada ultra processing food, mereka mulai mengganti produk itu menjadi buah-buahan,” kata Renny.
Baca juga: Perkuat Ketahanan Pangan, Ini yang Dilakukan DBS Indonesia Bersama FoodCycle dan Horeka
Di sisi lain, BUAH tetap mengedepankan strategi prudent growth atau pertumbuhan terukur untuk menjaga margin keuntungan di tengah tantangan global, termasuk fluktuasi kurs dan kenaikan biaya logistik.
Perseroan optimistis strategi tersebut dapat menjaga profitabilitas sekaligus menopang pertumbuhan kinerja pada tahun buku 2026. Dengan total dividen Rp50 miliar yang dibagikan, BUAH juga memperkuat posisinya sebagai emiten yang tetap agresif memberi nilai tambah kepada pemegang saham di tengah tekanan pasar. (*)
Editor: Yulian Saputra


